Latest News
PT Summarecon Agung Tbk, (Summarecon) pada hari Kamis, 7 Juni 2018 menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan salah satu agendanya adalah melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2017. Laporan keuangan tahunan tersebut telah diterima dengan baik dan mendapatkan pengesahan serta persetujuan dalam RUPST.
Dalam RUPS, Direksi melaporkan, Summarecon berhasil memperoleh pra-penjualan pemasaran sebesar Rp 3,6 triliun di tahun 2017 atau meningkat 18% dibandingkan tahun 2016, di mana perumahan berkontribusi sebesar 46%, ruko 25%, apartemen 14%, kavling komersial 12% dan 3% untuk produk lainnya. Hasil ini diperoleh di tengah pertumbuhan penjualan properti residensial yang masih rendah sepanjang tahun 2017. Merujuk dari hasil survei Bank Indonesia, pertumbuhan penjualan properti residensial sepanjang tahun 2017 berada di rentang 2,6%-4,2%, sedangkan rata-rata pertumbuhan penjualan 3 tahun terakhir adalah sebesar 9,2%.
Pada laporan keuangan tahun 2017, Perseroan juga melaporkan pendapatan sebesar Rp 5,64 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 4% dengan laba bersih sebesar Rp 509 miliar. Unit Bisnis Pengembangan Properti masih merupakan unit usaha yang memberikan kontribusi pendapatan dan laba usaha tertinggi yaitu sebesar Rp 3,60 triliun (64% dari total pendapatan) dan Rp 876 miliar (65% dari total laba usaha).